Nursing Strike

Seminggu setelah Attar ulang bulan yang ketiga, tiba-tiba ia menolak menyusu di pagi hari. Terutama jika akan disusukan dari payudara sebelah kanan. Boro-boro mengisap ASI barang sedikit, ia bahkan sama sekali tak mau menempel pada puting saya. Saya cukup shock dibuatnya.

Gimana nggak, Attar selama ini selalu lahap menyusu. Kalo habis tidur siang, dia bisa mengosongkan kedua payudara dalam waktu 10 menit saja. Tapi kali ini dia benar-benar tak mau melekat pada payudara saya. Awalnya ini hanya terjadi di pagi hari. Namun hari demi hari Attar juga susah menyusu di siang dan sore hari. Bahkan kalo lagi error banget, dia menolak menyusu di kedua payudara, nggak cuman yang kanan. Padahal dia lagi laper-lapernya, misal sehabis mandi pagi atau bangun tidur. Di malam hari dia relatif lebih mudah menyusu sih, soalnya ngantuk banget kan, jadi pas disodorin payudara dia langsung mengisap.

Saya sudah berusaha memperbaiki posisi menyusui, dari rebahan, duduk, semua gaya menyusui udah dicoba tapi Attar masih nggak mau. Saya memastikan posisi perlekatan sudah benar. Saya juga sudah membersihkan payudara sebelum menyusui. Sudah pula mengusahakan diri setenang dan sesabar mungkin sambil mengajaknya bicara. Namun tetap saja Attar mogok menyusu.

Kadang kalo sudah kecapekan nangis, Attar tertidur dalam keadaan lapar dan bikin hati saya rasanya teriris-iris. Saya harus membuatnya sangat letih atau ngantuk dulu baru bisa menyusukan ASI padanya. Soalnya kalo udah capek banget, Attar nggak berontak lagi saat disodori payudara. Tapi kalau dalam keadaan sadar, jangan harap deh. Kalopun mau menyusu, paling cuma sebentar dan suka dilepas-lepas/dimain-mainin aja. Trus langsung berontak dan melengkungkan punggungnya.

Saya jadi bertanya-tanya, kenapa hal ini terjadi? Apa yang harus saya lakukan agar Attar mau menyusu lahap seperti sebelumnya? Menyusui seharusnya terasa menyenangkan, makanya saya nggak mau setiap kali menyusui Attar rasanya seperti sebuah pertempuran.

Salah seorang teman kantor suami juga ternyata pernah mengalami hal yang sama. Bunda Aurel ini bilang bahwa itu memang fasenya. Maksudnya, ada masanya bayi menolak menyusu. Nanti lama-lama ya mau menyusu lagi.

Tapi saya nggak puas dengan jawaban ini. Saya harus tau penyebab dan cara mengatasinya. Soalnya melihatnya nggak mau menyusu bikin saya sedih banget, beneran deh. Sedih karena dia kelaparan tapi tak mau (atau tak bisa) menyusu, dan sedih karena saya merasa gagal sebagai ibu. Gile lo, cuman nyusuin doang saya nggak bisa? Mau jadi ibu macam apa saya ini?

Di sisi lain, saya takut jika Attar benar-benar berhenti menyusu. Sebab di lingkungan keluarga saya, ada saudara yang bayinya mendadak nggak mau ASI lagi di usia empat dan lima bulan. Oleh orangtuanya ini dianggap waktunya menyapih (kadang memang bayi sendiri yang memutuskan berhenti menyusu dan siap untuk disapih –disebut dengan baby-led weaning). Susunya lalu disambung sama sufor. Aduh, saya ogah banget dah menyerahkan anak saya pada sapi, huhu..

Efek lain dari kondisi ini, payudara saya jadi sering terasa sakit karena bengkak. Habisnya produksi ASI terus berjalan tapi nggak disalurkan, jadi ASI-nya numpuk di dalam payudara. Terasa amat sakit dan keras, kayak bawa batu di dada deh. Apalagi saya adalah seorang stay-at-home-mommy, nggak pernah memerah ASI sebelumnya. Kalo Attar pengen nyusu ya langsung dari payudara.

Saya lalu berkonsultasi dengan Konselor Laktasi dari Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI), namanya Sari Intan Kailaku. Berdasarkan informasi dari beliau, kondisi ini disebut dengan Nursing Strike (NS) atau Breast Refusal. Biasanya terjadi pada bayi berusia tiga bulan ke atas.

Pada usia bayi 3-12 bulan, NS biasanya disebabkan oleh bayi yang merasa bingung dengan beberapa perubahan. Dalam situs http://www.lalecheleague.org disebutkan, perubahan-perubahan tesebut misalnya pindah rumah, ibu kembali bekerja, ibu berganti parfum (aroma tubuh ibu berubah), adanya pengasuh baru, perubahan rutinitas, bingung puting, dan lain-lain. Bisa juga karena bayi lagi nggak enak badan (hidungnya tersumbat atau lagi sariawan) atau ibu sakit/sedang stres.

Kondisi saya saat itu tak memenuhi satu pun kemungkinan penyebab terjadinya NS di atas. Lalu konselor saya menyarankan untuk menggunakan posisi underarm (bayi dikempit di bawah lengan) saat menyusui bayi. Sudah saya lakukan sampai saya nungging-nungging, tetep aja Attar ogah menyusu. Kemudian konselor saya menduga bahwa Attar terlalu terbiasa pada salah satu posisi gendong, misalnya terlalu sering digendong di sebelah kiri/kanan.

Dugaan ini cukup masuk akal bagi saya, karena kebetulan saya memang paling sering menggendong dan menyusui Attar di sebelah kiri, begitu pula ayahnya. Sebab pada posisi kiri inilah kami merasa paling mantap memegang Attar. Maklum, sama-sama ortu pemula jadi belum terampil menggendong bayi dengan berbagai posisi.

Akhirnya saya dan ayahnya Attar mencoba untuk lebih sering menggendongnya di sebelah kanan, agar Attar terbiasa dengan posisi ini. Alhamdulillah yah, cara ini cukup berhasil. Paling tidak, selama tiga hari Attar mau menyusu lagi.

Tapiii.. begitu tiga hari terlewati, eh dia kumat lagi menolak menyusu. Kali ini di payudara sebelah kiri. Nah loh?

Awalnya saya menduga ini terjadi karena ada luka di telinga kanan Attar akibat kecakar sendiri sama kukunya yang tajam. Jadi kalo telinga kanannya luka, pasti sakit untuk dimiringkan ke arah kanan agar bisa menyusu di payudara kiri. Buktinya kalo di payudara kanan dia mau-mau aja tuh. Tapi setelah lukanya sembuh, kok masih nggak mau menyusu? Pusiiing deh!

Rasanya stres banget kalau anak kita tiba-tiba nggak mau nyusu. Tapi pada kasus nursing strike seperti yang saya hadapi, Mommies justru dilarang stres. Hal utama dan pertama yang perlu dilakukan adalah perbanyak kontak kulit dengan bayi. Sesering mungkin peluk, tidur bersama, buka baju ibu dan bayi (kalo bisa topless, atau buka kancing saja dan biarkan kulit ibu dan bayi bersentuhan – skin-to-skin treatment). Posisi saat kontak kulit ini mirip saat kita IMD (posisi reclining: ibu bersandar sekitar 45 derajat) dan dekatkan bayi dengan payudara. Ini tujuannya untuk “mengingatkan” bayi bahwa payudara adalah tempat yang nyaman dan untuk membuat dia lebih tergiur untuk menyusu (karena aroma payudara).

Jangan paksa bayi menyusu tapi terus jaga interaksi intensif dengannya. Ajak ia menyusu sambil berjalan, mengayun-ayunnya, dan bersenandung lembut untuknya. Jika ia masih tak mau, cobalah tetap tenang dan bilang “oke, kita coba lagi nanti yah,” dengan nada bicara yang tetap riang. Coba tawarkan lagi saat dia ngantuk atau tidur. Biasanya bayi jadi lupa sama alasan mengapa dia tak mau dan tak bisa menyusu, jadi waktu disodorin payudara ya langsung ‘hap’ aja.

Itu yang saya lakukan saat Attar memasuki periode NS yang kedua. Sebelum menyusu, Attar saya tenangkan dulu dengan menggendongnya sambil berjalan-jalan di sekitar rumah, mengalihkan perhatiannya, dan sebagainya. Jika saya merasa ia sudah cukup anteng atau mengantuk, baru saya menyodorkan payudaranya dengan tenang sambil terus mengajaknya bicara.

Stok sabar kudu banyak pada kondisi seperti ini, Mommies. Rasanya emang sedih banget ditolak sama anak sendiri, jauh lebih sakit daripada putus cinta jaman ABG. Tapi Mommies harus tahu bahwa bukan cuman kita yang merasa nggak nyaman dengan kondisi ini. Bayi kita juga loh. Dia udah kelaperan tapi somehow dia nggak mau (atau nggak bisa) menyusu, dan nggak bisa bilang sama kita! Pasti bete banget kan dia? Makanya dia jadi ngamuk-ngamuk setiap kali menyusu. So tenangkan diri dan pahami bahwa bayi hanya merasa tak nyaman, bukan semata-mata menolak kita.

Selain sedih, kita juga jadi gampang frustrasi saat menghadapi NS. Bayi rewel, nggak mau menyusu, sementara kita keukeuh nggak mau kasih dia sufor pake botol dot. Terus bayinya makan dari mana dong? Bisa kasih ASI Perah pake sendok atau spuit, atau langsung dari cangkir. Hindari botol dot ya Mommies, bisa bikin bayi bingung puting dan kolik tuh. Malah bisa tambah parah NS-nya.

Kalau NS menyebabkan payudara Mommies terasa sakit, sebaiknya dikompres hangat dan dipijat. Kata konselor saya, pijatnya agak beda, bukan ke arah depan (seperti kalo kita mau merangsang ASI untuk keluar) tapi justru menekan areola ke arah dalam. Ini tujuannya untuk “mendorong” mundur ASI yang menekan areola dan puting agar menjadi lentur dan saluran ASI jadi rileks. Pijat ini namanya Reverse Pressure Softening (RPS). Setelah pijat RPS, segera perah atau susukan kepada bayi.

Terus kata konselor saya, terlalu sering membersihkan payudara sebenarnya tidak perlu. Sebab payudara kita (terutama daerah areola dan puting) memiliki minyak alami dengan aroma khas, aroma yang disukai bayi sekaligus mencegah puting lecet. Kalo terlalu sering dibersihkan, puting bisa jadi kering dan berpotensi lecet. Jadi cukup bersihkan biasa aja saat mandi.

Satu hal penting yang perlu diingat ya Mommies, NS bukan berarti tiba masanya untuk menyapih. Bayi yang ingin menyapih dirinya sendiri biasanya tidak terjadi mendadak seperti NS. Dia akan berangsur-angsur mengurangi frekuensi menyusu sampai akhirnya ia berhenti menyusu sendiri secara bertahap dan alami, bukan terjadi secara tiba-tiba hingga membuat dirinya sendiri merasa tak nyaman.

Jadi ketika NS terjadi, jangan putus asa untuk mencari penyebabnya dan terus mencoba menyusui bayi. Tambahin stok sabarnya. Para ayah juga berperan penting untuk membantu Mommies menenangkan bayi yang rewel karena nggak bisa menyusu. Ekstra pelukan dan kontak kulit ke bayi juga bisa dilakukan oleh para ayah.

Dulu kaki dan punggung saya dan suami sampai pegel banget karena harus menggendong Attar berjam-jam sambil berdiri atau berjalan untuk bikin dia ngantuk di malam hari dan mau menyusu. Attar pasti ngamuk kalo digendong sambil duduk. Sepertinya dia mengasosiasikan duduk dengan menyusu –yang saat itu membuatnya sangat tak nyaman. Kondisi kayak gini berlangsung selama sebulan lebih. Tapi karena saya merasa akhirnya menemukan cara yang tepat dan mulai menerima keadaan ini dengan tenang, saya jadi menemukan ritme sendiri untuk menghadapi Attar.

Lama-kelamaan, mungkin karena energi positif dan ketenangan Ummi dan Ayahnya mengalir ke diri Attar, menjelang usia lima bulan Attar saya yang lahap sudah kembali. Menyusuinya jadi mudah lagi, dan tak lagi ada peperangan hanya untuk membuatnya kenyang.

35 thoughts on “Nursing Strike

  1. Thank’s ya mom, keadaan bayiku sekarang bisa dikatakan hampir mirip dengan attar cuman bkn minum ASI tapi sufor, berhubung ASI ku sedikit sekali, jadi minumnya cuman 2 bln😦 ‘ yang jadi pertanyaan apakah NS juga berlaku bagi bayi sufor ? Apakah dgn ogahnya bayiku minum susu bisa saya selingkan dgn makan di usia 4 bln nya skrg ?

    • Mom Sanly yang baik, terimakasih banyak ats responnya.
      Setahu saya, NS hanya terjadi pada penyusuan langsung. Sesuai arti harfiah bahasanya, “nursing” means “menyusui”. Bisa dicek lebih lanjut ke http://www.aimi-asi.org atau http://www.babycenter.com yah. Terus, menyusu sufor maupun ASI, sebaiknya bayi baru dikenalin sama makanan padat setelah 6 bulan ya Moms. Usia 6 bulan adalah the best condition bagi sistem pencernaan bayi untuk mencerna makanan padat. Selain itu, pemberian makanan sebelum usia 6 bulan dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi saluran pencernaan pada bayi. Hmm.. saya sendiri belum pernah memberikan sufor pada Attar dan penyusuannya belum pernah pake botol, jd mungkin gak bisa share banyak yah. Cuman secara umum mungkin yang bs dilakukan adalah tetap menawarkan susu pada anak, sesedikit apapun yg dia mau. Lalu jgn lupa jadikan momen menyusui sebagai momen yg menyenangkan, kalo Mom tetap senang dan tenang, insya Allah bayi akan merasakannya pula. Semangat ya Mom! Thanks a lot for sharing🙂

    • sama banget sama mom Sanly, bayi saya usia 3 bulan minum sufor, tiap minum sufor kami seperti perang, dia nangis dan berontak. Mom Sanly, bayimu sampe berapa lama seperti itu?

  2. Sm niy mba..adia 5m7d. Mana habis skt..demam 38,9.smpet muntah2 (Dr tgl 241013-271013). Ud k dsa. Dikira krn abis imun hep e kt nya cm kn virus ttngga aj pas d rs. Dkasih la obat mual. Cm mnm skali dmnmin. Dtmbh udah dua hr ini kn NS..bingung n hmpir mnyerah..

    • Mom Mita, maaf banget baru balas. Gimana keadaan dek Adia sekarang? Mudah-mudahan sudah membaik yah. I feel u banget Mom, bingung banget pas anak sakit, rasanya sakitnya biar dipindah aja ke badan kita hehe.. Saya cuma bisa share aja sih, pokoknya pas anak sakit usahakan kita tetap banyak minum dan makan sehat. Soalnya biasanya pas anak sakit kita ikutan begadang dan repot ngurusin juragan kecil yang lg ga enak badan. Pasti kurang tidur, makanya asup makanan sehat dan vitamin bila perlu. Tapi biasanya sih, pas anak udah sehat, gantian kita yang tepar huhu.. Adia masih NS kah Mom?

  3. mom terima kasih banyak sharingny,,soalny bayi saya juga lagi nolak nyusu udah seminggu in
    ke medis udah kemana2 udah masih aj g nemu jalan keluarny karena anak saya sehat sebenarny
    terima kasih tak terhingga y, sekarang harus jauuuuuuh lbh sabar

    • Mom Dwi, betul. Haruuuss ekstraaaa sabaaarrr huhuhu.. Klise sih, cuman ya itulah yang saya alami. Saya udah nangis2, bete, kesal, tapi nggak ada gunanya. Tetep aja bayi saya nggak mau nyusu ketika itu. Akhirnya justru dengan sabar dan pasrah, eh anak mau nyusu lagi. Semoga bayi Mom mau lahap menyusu lagi ya, semangat!🙂

  4. Thx share nya ya mom.. ngebaca postingan ini bikin ga merasa sendiri. Udah sminggu ini dek Ampuh (6m18d) juga nolak nyusu alias nursing strike. Stress bgt rasanya. Masih mncari cara biar mau nyusu lagi. Dan blm brhasil. Smoga ujian ini lekas berlalu..

  5. Thx ya mom share nya..
    Aku juga ngalamin kejadian yg agak mirip nih..
    Kemarin bayi ku 2.5bulan terserang bapil,dia mau sih nyusu tp baru sedotan atau baru nempel puting langsung kaya yg mau muntah,trkadang bisa smpe muntah..sediihh bgt rasanya..apalagi klo smpe muntah..udh cape mau nyusu malah dikeluarin lagi..
    Nafsu menyusu nya sih gede,tp begitu nempel payudara psti lgsg ongkek..gtw knp,mungkin krn idung nya kesumbat kali ya,atau krna lidahnya gberasa efek flu jd mual mungkin..
    Tp skrg sih udh pulihan anaknya udh gterlalu ekstrim bgt ongkek nya..palingan klo udh lama nyedotnya atau payudara udh kosong pasti dia akhiri dg ongkek,tp g selalu muntah sih..
    Tp mom aku mau tanya klo Asi ku knp ya gbisa berasa penuh,pdhl udh makan ini itu booster asi dicoba ini itu ttp aja payudaranya lembek..gpernah ngerasa bengkak pdhl smpe 1bln kmren suka ngerasa full,tp akhir2 ini ngga..apa asi bisa berkurang ya?pdhl sering disusukan ko..klo mom punya pengalaman minum booster asi yg oke apa..

    • Mom Iezma, ketika anak lagi batpil wajar banget kalo jadi susah menyusu soalnya idungnya kesumbat. Kalo nyusu kan makin gak bisa nafas dia. Waktu Attar sempat batpil saat ia masih menyusu, saya cobain minum langsung dari gelas disendokin Mom. Dengan bgitu setidaknya dia masih bisa nafas.
      Kalau soal ASI, apakah Mom bekerja? Anak usia berapa sekarang? Kebetulan selama setahun pertama penyusuan saya gak kerja dan stay di rumah. Kemudian, sepanjang pengalaman saya seiring usia anak bertambah kebutuhan ASI berkurang karena sudah disokong sama makanan tambahan (setelah usia 6 bulan). Jadi memang setelah masa tertentu produksi ASI menurun.
      Satu hal yang penting diingat, produksi ASI mengikuti hukum supply-demand. Selama terus disusukan maka produksi jalan terus. Seberapa banyak yang keluar segitu pula yang diproduksi kembali. Maka harus dihilangkan kekhawatiran bahwa ASI kita tidak cukup. Namun memang, ada beberapa faktor yang bisa berdampak pada menurunnya produksi ASI, misal stres dan kecapekan. Dua hal ini sebenarnya dialami oleh ibu yang bekerja maupun tidak. Yang bekerja, jelas lah ya energi mereka sudah terkuras untuk bekerja, juga menghadapi macet di jalan misalnya. Kalo yg stay di rumah, ngurus anak-rumah-suami sendirian juga suka bikin capek dan stres.
      Nah kalo sudah begini, mungkin dibutuhkan booster ASI. Kalo dari sharing teman-teman busui, sayuran hijau termasuk pare dan kacang ijo itu efektif banget naikin produksi ASI. Ada juga yang kemasan, saya kurang tahu nama mereknya. Cuman mungkin baik juga kalo konsul dulu ke dokter SpOG, mungkin ada merek tertentu yang direkomendasikan.
      Dulu waktu saya masih belom kembali bekerja, saya merasakan capek dan stres juga (efeknya bagus sih, jadi cepet kurus haha). Tapi saya tidak pake booster ASI, hanya makan sayuran dan buah yang banyak. Susu pun tidak (bahkan selama hamil gak minum susu), karena aslinya saya nggak suka susu – pake banget. Kalo minum susu malah mual gak ketulungan. Saya hanya menyakini ASI saya cukup. Dan alhamdulillah, saya berhasil menyusui hingga anak berusia 2,5 tahun🙂
      Semangat terus menyusui yah Mom!🙂🙂

  6. Huhu,,persis bgt deh mb,,
    Husna usia 2,5bln kalo pagi-sore NS,,sy udah nangis2..
    Sedih bgt ya,,,😭😭
    Makasih infonya y mb..
    Do’akan semoga sy bs melewati ini smw..😂😂😂

    • Mom Mirna, terus sabar ya, insya Allah terlewati. Sambil bersabar, Mom perlu cari tahu juga penyebab anak NS, siapa tahu perlekatannya kurang. Adakah perubahan kondisi, situasi, dan emosi yang terjadi belakangan ini? Soalnya bayi peka banget, kalo emaknya setres dia ikutan stres, dan bentuk stresnya mungkin dengan mogok menyusu. Selebihnya, ajak suami untuk bekerja sama menyelesaikan ini, Mom boleh curhat, atau apapun bantuan yang Mom perlu dari suami. Supaya Mom tidak merasa melewati ini sendirian. Bagaimanapun, penyusuan tidak pernah hanya melibatkan ibu dan anak, tapi juga ayahnya. Kalau ayah dan ibu sudah kompak, tinggal banyakin stok sabarnya. Insya Allah, badai pasti berlalu Mom, hehe🙂

  7. Tfs ya ummi attar
    Udah seminggu lebih dek al (4 mos) ngalamin NS, sampe kasian liat dia kurusan, parahnya ini keulang 2x, dulu si kakak jg pas usia yg sama, malah sampe sebulan, ternyata kk nya kena oral trush, kalo yg adek blm tau penyebabnya apa, kejadiannya pas kebetulan dg datangnya pembantu yg baru dan jg saat itu saya abis minum jamu yg rasanya agak pahit, mungkinkah penyebabnya diantara itu kah mom?hiks semoga cepat berlalu😦

    • Mom Ocha, saya kok tidak percaya ya apa yang kita minum rasanya bisa begitu saja memengaruhi rasa ASI kita? Misalnya ada kan kata orang-orang jaman dulu, kalo menyusui jangan makan ikan atau udang ntar ASI-nya amis, hehe. Kayaknya nggak segitunya deh. Dulu saya makan sambel cuek aja, alhamdulillah ASI rasanya enak-enak aja (saya selalu mencicip ASI loh Mom, untuk memastikan rasa dan suhunya hehe). Jadi kayaknya bukan karena minum jamunya deh, kalau saya kira sepertinya kok karena kedatangan penghuni baru ya. Mungkin Al merasa cemas karena belum kenal. Jadi Mom perlu kenalin asisten barunya pelan-pelan supaya Al nggak cemas lagi dan merasa lebih tenang. Perbanyak momen intim bertiga: Mom, Al, dan asisten barunya. Mudah-mudahan bisa teratasi ya NS-nya🙂

  8. Waahh trnyata bkn cm sy dan baby kia yaa yg ngalamin kyk gini..
    Malah ada istilahnya sndrii..hihih
    Kami ngalamin ns ini saat baby kia mau masuk 3mo ummi..
    Mendadak dia gak mau nyusu di payudara sebelah kiri(untung yg kanan masih lahap) klo gakk gak tauu deh gmnaa kmrenn..
    Pdhal sebelumnyaa kanan kiri dia okee…
    Kaget jugaa soalnya “mendadak” tetiba aja gak mau..
    Gak ada angin gak ada hujan,,ditolakk!
    Awalnya aku biarin aja..toh yg kanan masih mauu..
    Tp yg kiri akhirnya bengkak… Trus yg kanan makin letih memenuhi asi baby kia sendirian..
    Jdilah sy latih lgi pd sebelah kiri..
    Masih nolakk..aku pikir apa krn puting yg kanan sm kiri bedaa yaa…
    Akhirnyaa pijit dipijitt..
    Mauu jugaa..tp smbil nenen smbil ditarik3…alamak bgt sakitnyaa.. Tp gpp deh yg pntg bisa kanan kiri lagi..
    Skrg Alhamdulillah udah 5m bisa seimbang lagii..

  9. Wahhh… ad juga trnyta yg ngalamin kasus seperti saya… bayi saya usia 2m jg mogok nyusu klu siang hari. Awalnya saya kira krn dedek pilek. Tp stlh agk sembuhan, dedek tetep gmwu nyusu. Bingungnya tu dedek gmwu nyusu pz siang aj… Giliran malem nyusu na lahap bgt. Stlah saya perhatikan pkkna dedek mwu nyusu klu dh teler, setengah ngantuk, tenang…
    Alhasil d akalin hruz mnum pz dy bgun tdur n blm melek, atw pz dy teler stlh d gendong pramuka n dedek ngntuk gtu…
    Sedih sih… tp hruz sabar n telaten… soal saya jg pgn ASI eksklusif…

  10. Momkia n Mom Loly, maaf banget deh baru kebalas komennya. Iya semangat yaaa… Yang penting stok sabarnya kudu disiapin banyak2. Jangan lupa pas bayi lagi NS biasanya payudara rasanya jadi sakit dan kenceng banget. Dipijet-pijet biar gak bengkak ya Mom hehe. Mudah-mudahan segera berlalu NS nya🙂

  11. Seneng banget ketemu blog ini di saat lagi hampir frustrasi krn anakku usia 3bulan tiba2 nolak nyusu.. Kadang mau kadang engga.. Kalau bobo baru sy berikan susu.. Padahal sebelumnya sangaattt lahap sampai gemuk anaknya.. Skg proses menyusui jd terasa sangat melelahkan hiks.. Anakku full asi lgsg dari payudara.. Dicoba utk diberikan asip dgn sendok.. Spuit.. Ataupun dot jg sudah di coba tapi gagal semua.. Jd lahapnya hanya langsung dr payudara.. Tp tiba2 rewel kl diberikan payudara dan ga ngerti penyebab nya apa padahal tidak ada yg berubah dari rutinitas sehari2nya..
    Semoga anakkh kembali lahap mimi susunya..🙂

    • Yuhu Mom Rita, gimana kabar si kecil sekarang, masih menolak menyusu? Tetap sabar dan keukeuh menyusui ya Mom, mudah-mudahan bayinya kembali lahap. Oia, faktor emosional juga berpengaruh Mom, jadi usahakan tetap tenang dan nggak stres (walopun pusing banget pala mamaberbi :p) soalnya kalo stres bayinya makin stres dan susah menyusu. Semangat ya Mom, semangat ngASI!🙂

  12. Siang, bundaa… Sama nih kasusnya NS ama baby sy.. Tp ns nya nih di usia 13 mos bundaa.. Kmrn sempat 3 hr sy istirahatkan pd yg kanan krn luka bekas gigitan yg dlm… Stlh 3 hr sembuh sy sodorin mimiknya ke anak sy, dia malah nangis2 ngamuk ga mau.. Biasanya memang cuma mau pd yg kanan krn yg kiri rasanya asin asem gitu bun… Sedangkan yg kanan manis jambuu… Ya Allah semogaaa ns ini cepat berlalu dan nisa lahap nyusu lg.. Kasian klo malam bobonya malam banget krn ga mau Mimik… Tp, kasus sy ini apa termasuk self weaning bun? Makasih ya bundaaa share nyaaa… Jd ga merasa sendiriann lg…

    • Mama Nisa, saya tidak berani menyebutkan bahwa ini self weaning atau bukan ya. Anak yang menyapih dirinya sendiri biasanya terjadi secara bertahap, gak dadakan, dan setelah melalui komunikasi yang baik, bisa dilatarbelakangi perubahan besar dalam kehidupannya – misal mau punya adik. Tapi kalo dadakan mungkin karena penyebab lain. Bisa karena Nisa mau pilek, jadi mampet hidungnya dan gak betah kalo menyusu. Atau ada perubahan rutinitas? Bunda kembali bekerja/menambah kesibukan lain atau ada pengasuh baru di rumah?
      Pokoknya tetap semangat ya Mama, semoga Nisa kembali lahap menyusunya, jangan lupa sambil diajak ngobrol, dirayu untuk mau menyusu lagi (baik melalui payudara maupun melalui media lain). Semangat, Mama!🙂

  13. Bunda mau tanya2 nih..
    Bagaimana tau posisi yg disukai bayi..
    Sedangkan bayi qt aja udh nolak sebelum puting menyentuh bibir nya..
    Dan bayi sudah bs melihat.. Jadi ketika tau, dia langsung menolak..

  14. Sore bunda.. Anak saya juga sedang mengalami NS mulai umur 3 bln bun.. Saya sudah mencoba melakukan cara2 spt artikel yg bunda tulis.. Sudah mencoba berbagai posisi menyusui, sudah melakukan skin to skin contact jg.. Tp sampai sekarang anak saya jg msh NS di umurnya yg 5 bln bun.. Saya harus bagaimana lg ya bun spy anak saya mau menyusu dgn lahap lg? Rasanya sedih dan frustasi lihat anak ga mau nyusu bun..

  15. Pagi ummi attar, ini persis sama yg saya alami sekarang, anakku mogok nyusu udah 1mingguan dan it bikin aku panik dan hampir gila, gmn ga dia haus , rewel jerit2 tapi maunya nyusu sebelah kiri sedang krena sering dususukan ASI dkiri jadi cm sedikt dan bkij dy ngamuk2 , rasa nya pgn stop kasih ASI saja, ssya bingung sekali

    • Haluuu… Bunda, tetap semangat ngASI yah. Insya Allah berlalu kok, tetap cari penyebab kira-kira kenapa anak mogok menyusu. Jangan lupa minta dukungan dari suami dan orang-orang tercinta biar Bunda tetap semangat yah, pijet juga PD nya supaya tetap lancar aliran ASInya. Kontak Konselor ASI bila perlu. Semoga si kecil mau kembali menyusu dengan lahap🙂

  16. assalamualaikum mom,
    makasih banget ini sharingnya sangat membantu saya membuat jadi semangat lagi. anaku kena NS udh 3x huhuu dan kemungkinan penyebabnya karena dikasi obat demam yang pahit sampe dimuntahin. jadi trauma mengira susu saya pahit mungkin yaa.. semoga saya bisa sesabar mom attar, karena kondisi saya yg jauh dari suami dan mama saya. jadi yg saya rasakan bukan cape batin to cape fisik juga hiks..

    • Bunda maafkan baru balas. Duh I feel you bgt deh kondisi sendirian gak ada suami dan mama. Pernah jg sy bgtu, suami ke luar kota dan anak lagi sakit. Semangat ya Bun. Ini masih kah NS nya? Bunda banyak2 makan eskrim biar rileks dan mengurangi stres hehe..

  17. Bun sama anak ku jga gitu jdi nyusu tunggu dy bangun tidur klo lgi melek gak mau padahan dlu mau..akhirnya dy ngamuk2..trus nngu dy tertidur pulas dalam keadaan lapar setelah bangun baru mau nyusu…bagaimana ya saya sedih sekali

    • Coba dicari penyebabnya Bun, dgn bgtu kita bisa cari solusinya. Kalau Bunda mentok, coba konsultasi sm konselor ASI-nya AIMI. Bisa kontak di websitenya, twitter, milis, dan sbgnya. Semangat ng-ASI terus ya Bunda.

  18. Bund…boleh minta nomer wa? Butuh penguatan banget nih…kasusnya sama…dan saya hampir putus asa…hiks…siapa tau bisa ikutan triknya

  19. Ternyata saya tidak sendiri, 😢😢 kasus anak saya mau 8bln, gigi atas sedang tumbuh, baru td malem NS nya, tp saya sudah stres luar biasa. Mau melek, mau tidur, tetep ga mau nyusu. Jalan terakhir, takut anaknya dehidrasi, saya kasih asip dg cara disendok. Rewel, tidur hrs dgendong klo siang ga mau diturunin, kebiasaan tidur pake nyusu dlu soalnya 😢😢😢… Sampai kapan ini berakhir ya… Saya kasian liatnya seharian nangis terus

    • Bunda Ivi, pertama-tama hindari stres dulu Bun. Makan es krim dulu atau coklat biar rileks hehe. Kemudian, cari apa penyebabnya. Apakah akhir-akhir ini ada perubahan drastis di rutinitas keluarga Bunda? Pindah kerja, pindah rumah, asisten baru, dan sebagainya? Apakah anak sedang kurang enak badan? Kalau udah ketemu penyebabnya, baru deh kita cari solusinya. Untungnya adek sudah 8 bulan ya, sudah bisa dikasih MPASI. Coba campur MPASI-nya dengan ASI perah Bun, supaya kebutuhan gizinya tetap terpenuhi. Sabar ya Bunda, dan tetap semangat ngASI-nya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s