Kenapa sih, anak jadi manja kalau ada emaknya?

Saya tuh suka bertanya-tanya, kenapa yah anak-anak itu sikapnya terlihat manja banget kalo sama emaknya? Kalo sama orang lain (misal guru di sekolah atau oleh pengasuh atau orang yang dititipi anak kita), dia mandiri banget, nggak rewel, selalu nurut kalo dikasih tau, dan sigap kalo dimintain tolong. Giliran ada Mamaknya, yang ada anak kita gampang nangis, tantrum, udah gitu rasanya kok merengeeek aja kerjaannya.

Nggak usah jauh-jauh deh. Si anak ditinggal dua jam ama bapaknya, beres-beres aja tuh nggak ada masalah. Mereka bermain dengan rukun, kompak, dan bahagia. Eh begitu Mamak pulang, 10 menit aja langsung terjadi drama. Apalagi pas pulang sekolah, kita salah dikit aja si anak nangisnya kayak abis dijepit di pintu kulkas, ngambek kayak nggak dikasih makan sebulan. Terus kalo disuruh sesuatu, ya Allaah ampe tebel bibir Mamak ngomel-ngomel, baru deh dilakukan. Pernah ngalamin gitu juga nggak? Apa cuman saya doang yak?

Usut punya usut, ternyata emang lumrah Mak kalau anak punya kecenderungan showing the worst behavior to their parents, especially Mommy. Anak yang tadinya pinter dan patuh banget di sekolah tiba-tiba jadi malesan dan rewel di rumah, adalah karena mereka udah capek untuk mematuhi peraturan. Menurut psikolog Dr Heather Wittenberg, following rules needs a lot of energy. Anak harus menekan hasrat lompat-lompat atau teriak-teriak selama berada di dalam kelas. Mereka juga harus mau berbagi mainan atau tempat bermain, memaklumi teman yang menyebalkan. Mereka berupaya keras melawan rasa bosan dan malas karena nggak mau ditegur gurunya. Hal-hal yang kayak gitu tuh bikin capek loh. Menjadi “anak baik di sekolah” itu menguras energi, nggak cuman fisik tapi juga secara emosional. Maka jadilah ketika sudah di rumah, anak pengennya bebas gitu, santai, emoh dikasih peraturan macam-macam. Ini yang kadang saya suka nggak nangkep. Saya malah menganggap anak saya banyak tingkah, manja, nggak mau dibilangin, padahal si anak sebenarnya hanya capek. Jadinya si anak yang udah lelah fisik dan emosional ini makin bete ketika pulang sekolah dia masih harus menghadapi ibunya. Maka terjadilah meltdown, drama, atau apapun itu namanya.

Terus, bloggermama Kate Baltrotsky dalam tulisannya pernah bilang bahwa a mother is a safe place for their kids, “tempat sampah” untuk anak menumpahkan semua perasaan dan emosi negatifnya. Ini masih berkaitan ama penjelasan sebelumnya. Selama bersama orang lain, anak-anak mungkin telah menahan perasaan mereka. Ketika menghadapi situasi yang tidak menyenangkan bersama orang lain, mereka harus menahan emosi karena nggak bisa menyampaikannya begitu saja. Nah, begitu liat Mamaknya datang, mereka tahu akhirnya mereka bisa mencurahkan segala perasaan mereka. Meski akhirnya yang keluar adalah tangisan, rengekan, teriakan, atau bentuk lainnya, tapi sebenarnya mereka lega karena emosi mereka telah terekspresikan.

 

Jadi Mak, sebenarnya ada bagusnya juga kalau anak-anak tuh bersikap manis di depan orang lain dan langsung berubah 180 derajat begitu ketemu kita. Itu artinya, ia mempercayai kita, membuka dirinya pada kita. Ia tidak sungkan menangis, menunjukkan segala sisi dalam dirinya kepada orang yang ia percaya. Mereka memiliki keyakinan bahwa di depan Mama, mereka bisa menjadi diri tanpa takut dihakimi atau dibenci. Ini justru menunjukkan adanya komunikasi yang baik dalam keluarga, ya nggak sih?

Eh bukan berarti anak yang nggak rewel itu berarti nggak deket sama orang tuanya ya, hehehe. Kan, ada juga emang anak yang memang sifat dasarnya lemah lembut dan nggak gampang menangis atau merengek. Maksud saya di poin ini adalah, anak tidak takut menunjukkan perasaannya kepada orang tuanya, gitu. Mereka nggak segan-segan menangis dan merengek bahkan mengamuk karena mereka tahu in the end of the day, Mama akan tetap mencintainya sepenuh hati. Ya kalo di antara itu si Mama ngomel-ngomel atau ngambek yaaa itu risiko si Anak sih, hihihihi.

Well, though kids are showing their worst behavior to their Mommy, they also give the best side of them to us. Ya, nggak sih? Anak-anak mungkin jadi makhluk paling rewel dan manja di hadapan kita, tapi juga bisa menjelma malaikat paling manis. Saya sering tuh digombalin ama Attar: “Ummi, you are the best Mom in the world!”, “Ummi, you always cook the best food!”, “Ummi, I think I can’t live without you…” (sambil pegang pipi emaknya, gombal banget yak? Hahaha).

Coba deh, emang anaknya siapa yang bakal ngomong semanis dan semesra itu ke saya kalau bukan anak sendiri? Ya kan, ya kan?

Jadi, *ini sekalian ngingetin diri sendiri juga nih* kalau kali lain anak kumat lagi di hadapan Mamak, sebelum taring keburu keluar, ingatlah bahwa anak yang lagi mewek di depan Mamak ini hanyalah makhluk kecil yang sedang ingin menjadi diri sendiri. Dia lagi mencari tempat aman untuk mengekspresikan emosi. Kalau anak rewel di depan Anda sementara pas dititipin di tempat neneknya tadi dia baik-baik aja, tak usah gundah tak usah resah, apalagi merasa gagal jadi ibu. Janganlah buru-buru mikir “Kok anak aku gini banget sih, giliran ama Mamanya malah rewel gini? Apa aku salah ngedidiknya, ya?”

Bo, buang jauh-jauh itu pikiran. You’re the best for your kids, okay. Lagian emangnya anak kita bisa manja-manjaan ke siapa lagih kalo bukan ke Mamaknya? Ke kang cireng? Ke mbak kasir supermarket? Hehehehe …. Justru ketika anak lagi rewel hanya di depan Mamak, berbanggalah. Take a deep breath and hold your chin up. Because, it instead means that you are being a good mom and doing your job just right!

 

Salam sayang,

Ummi Attar

* Ditulis sambil menunggu jam ngejemput anak pulang sekolah dan mengantisipasi kalo-kalo ada afterschool meltdown, hehehehe

** Foto-foto diambil di Auckland Art Gallery Toi o Tāmaki. Foto-foto itu merekam kisah Mamak yang gagal foto-foto cantik sendirian, akibat sang anak lagi kumat pengen gelendotan ke manapun Mamak pergi, apapun yang sedang Mamak lakukan 😀 Ailopyupul, Nak :*

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s